Pemkab Tuban Bakal Bangun Menara Rukyat

Tuban,(bisnissurabaya.com) – Pemkab Tuban tahun ini dipastikan membangun menara Rukyat. Menara itu untuk melihat bulan saat menentukan tanggal 1 Ramadhan maupun 1 Syawal. Menara itu bakal dibangun di bukit Banyuurip, Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Wakil Bupati Tuban Noor Nahar menjelaskan, Pemkab Tuban melalui PAK APBD 2017 telah menganggarkan untuk membangun menarara tersebut.“Untuk anggaran proyek telah disiapkan Rp 304.690.000,” terang Wabup Noor Nahar.

Apalagi, lanjutnya, saat penentuan 1 Dzulhijah kemarin di bukit itu juga digunakan untuk melihat hilal. Dan terbukti bisa tampak, sehingga pembangunan menara itu diharapkan hilal lebih mudah terlihat, baik di awal bulan Ramadhan maupun Syawal. “Kemarin kan sudah dibuktikan jika di wilayah itu hilal tampak. Sekarang kita tak ragu lagi untuk membangun menara rukyat,” imbuhnya.

Terakit rencana itu, salah satu tim Rakyat Kemenag Tuban, Azhari menyambut positif rencana Pemkab Tuban yang bakal membangun menara tersebut. Sebab, selama puluhan tahun untuk melihat hilal di pelabuhan Semen Gresik, Desa Socorejo, Kecamatan Jenu selalu gagal. “”Alhamdulillah sekali melihat hilal langsung nampak,” ujar seorang tim Kemenag Tuban, Azhari,  di sekitar mes PT Geo Cepu Indonesia (GCI) Distrik 1 Kawengan.

Setelah gurub (terbenam) matahari, hilal dapat dilihat dua orang (Tasdikin dan Kamludin) pada pukul 17.41 WIB. Dari tempat -7° 03’35” LS/111°41’17” BT dengan ketinggian 260 meter di atas permukaan laut (DPL), hilal terlihat dengan posisi terlentang menghadap ke selatan.

Pemantauan hilal awal bulan Dzulhijjah ini merupakan intruksi Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein. Temuan tim Kemenag telah menjawab keraguan pemerintah, soal layak tidaknya dibangunkan menara hilal di wilayah desa penghasil Migas tersebut.

PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu melalui Kerja Sama Operasional (KSO) Pertamina – PT Geo Cepu Indonesia (GCI) telah meminjami lahan untuk pendirian menara pantau hilal di bukit Desa Banyuurip.Surat izinnya sudah diberikan GCI ke Kemenag Tuban.

Perolehan izin lokasi dari pertamina dibenarkan Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein. Lokasi menara pantau nantinya berada di kawasan Distrik Kawengan Desa Banyuurip.

Kemenag sendiri telah berkoordinasi dengan instansi lain. Awalnya sudah ada proposal dari badan hisap rukyat Kabupaten Tuban tanggal 4 April 2017 Nomor: 003/KK.13.17.7, tentang bantuan bangunan menara pantau hilal.

Baru kemudian ditindaklanjuti dengan surat dari kemenag tanggal 11 April 2017, Nomor B-973/KK.13.17.7/KK.03.02.IV./2017 perihal permohonan bangunan. Nantinya dalam hal pelaksananya akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tuban. (oso)

Sumber : http://bisnissurabaya.com

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)